UTU – Komunikanews | Suasana di Auditorium GKT U2C Universitas Teuku Umar (UTU) kembali pecah pada Rabu (12/8/2026). Memasuki hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), ribuan mahasiswa baru (maba) masih menunjukkan semangat yang membara. Sejak pukul 07.00 WIB, barisan mahasiswa berseragam rapi sudah mulai mengisi dan memadati pelataran auditorium untuk melakukan registrasi dan pemeriksaan kesiapan dengan senyum dan ambisi yang memancar, seolah siap untuk menghadapi kehidupan berkampus.
Rangkaian kegiatan merupakan lanjutan edukasi dan pemberdayaan Mahasiswa Baru dari hari pertama, dan sekaligus menjadi yang terakhir untuk PKKMB Universitas, Sebelum penyerahan ke fakultas masing masing. diawali pada pukul 07.30 WIB dengan pembekalan dari Unit Pelaksana Akademik (UPA). Pemateri dari UPA Perpustakaan, UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (PKK), serta UPA Layanan Uji Competensi (LUK) memaparkan pentingnya kesiapan fasilitas akademik, sertifikasi kompetensi, hingga peluang karir mahasiswa sejak dini.
Materi berlanjut ke isu kebangsaan. Hadir sebagai penceramah, Kabinda Aceh memberikan pemaparan mendalam berjudul “Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara” yang dipandu oleh moderator Ikhwan Rahmatika Latif, M.I.P. Sesi ini membakar semangat nasionalisme para mahasiswa baru untuk menjadi generasi muda yang tangguh.
Setelah diselingi penampilan seni yang menyegarkan suasana, para peserta diajak mendalami isu krusial yang akrab dengan tantangan generasi muda saat ini: bahaya narkoba dan judi online. Dipandu moderator Dr. Ismu Ridha, MA, pemateri dr. Sari Dewi, Sp.Kj yang menjelaskan ancaman digital maupun pergaulan bebas yang dapat merambat ke penggunaan obat obatan terlarang ataupun Online Gambling , yang saat ini sedang marak terjadi. Dr. Ismu Ridha, MA, juga menekankan betapa pentingnya menjaga kesehatan mental, integritas, dan prestasi mahasiswa agar tidak terjerat hal-hal yang dapat mengganggu kehidupan berkemahasiswaan
Memasuki sesi siang sebelum ibadah, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, H. Ibrahim Laweung HS, AMK, SKM, M.NSc bersama Ketua PP IKA UTU mendampingi moderator Nur Azizah dalam pembekalan karakter. Mereka memotivasi mahasiswa baru untuk menjadi pribadi yang berintegritas, kritis, beretika, serta memperkenalkan peran penting organisasi alumni.
Usai jeda istirahat, sholat, dan makan pada pukul 12.30–14.00 WIB, para maba kembali berkumpul di auditorium untuk menyaksikan berbagai perkenalan organisasi-organisasi kampus, seperti UKM Olahraga, Seni, PMI, LDK- AL-Hijrah, dll. Sebagian maba terlihat antusias dan tertarik untuk bergabung. Setelah itu maba menyimak materi yang dipaparkan oleh Cut Safriyana, dari Organisasi Mahasiswa (Ormawa) UTU. dalam sesi ini, Ia menekankan pentingnya organisasi sebagai wadah dalam mengasah potensi dan bakat maba.
Puncak acara hari kedua ditandai dengan prosesi simbolis pada pukul 16.00 WIB, di mana Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd, secara resmi menyerahkan seluruh peserta PKKMB kepada pimpinan fakultas masing-masing. Penyerahan ini menandai dimulainya fase pengenalan di tingkat fakultas.
“Seru, terus juga… sangat mengedukasi, banyak pengetahuan baru, juga ketemu teman baru” ucap Fajar, mahasiwa Baru Prodi K3.
“nggak capek, ya..kita masih semangat untuk besok karena kan masih ada hari lagi.” sambung Dimas mahasiswa baru Teknik Industri
Dengan demikian, seluruh rangkaian acara resmi hari kedua ditutup pada pukul 16.30 WIB. Selanjutnya, para mahasiswa dipandu dan diserahkan kepada panitia fakultas untuk mengikuti rapat persiapan perkenalan tingkat fakultas dan prodi esok hari.
Editor; M.R. Shibran Ra. | Foto : Selfa Cm





