Meureubo – Aceh Barat | Turnamen futsal yang diselenggarakan oleh Ipelmanar resmi dibuka pada Sabtu, 25 April 2026 di GOS Aceh Barat. Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan oleh Asisten II Bupati Nagan Raya, Amran Yunus, S.P., M.T., serta turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Nagan Raya.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni dari 25 hingga 26 April 2026, dengan total peserta sebanyak 23 tim yang berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Turnamen ini menjadi salah satu bentuk wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di bidang olahraga, khususnya futsal.
Dalam sambutannya, Amran Yunus menyampaikan dukungan serta apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa turnamen seperti ini tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga penting dalam membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antar peserta. Ia juga mengingatkan seluruh tim yang bertanding agar tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Di tengah jalannya turnamen, sempat terjadi pelanggaran aturan oleh salah satu tim. Tim Ipelmasel diketahui menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat sebagai peserta, yaitu bukan berstatus pelajar maupun mahasiswa, serta diduga menggunakan identitas berupa KTM yang tidak sah. Hal ini terungkap setelah tim lawan, Smanda Calang, merasa curiga dan melaporkannya kepada panitia. Setelah dilakukan pengecekan, panitia mengambil keputusan tegas dengan mendiskualifikasi tim tersebut dari kompetisi.
Meski sempat terjadi kendala, turnamen tetap berjalan dengan baik hingga hari terakhir. Ketua panitia, Muhammad Rafi, menyampaikan bahwa secara keseluruhan kegiatan berlangsung lancar.
Pada akhir turnamen, tim Mata Cangkul yang berasal dari mahasiswa Pertanian UTU berhasil keluar sebagai juara pertama. Sementara itu, posisi kedua diraih oleh SMAN 1 Meulaboh (Smansa), dan juara ketiga ditempati oleh SMAN 2 Calang (Smanda).
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terus mendorong lahirnya atlet-atlet muda berbakat serta meningkatkan semangat olahraga di kalangan generasi muda.
Laporan : Mutia | Editor : M.R. Shibran Ra.




